Ini adalah tips mengintip pacar, selingkuhan, pacar gelap atau siapapun yg lagi ngumpet alias invisible,......bagi yg punya pacar jauh dari tempatmu duduk silahkan intip pake alamat ini smoga pacarmu ato selingkuhanmu ketahuan sepeti kata Mata Band hehehe,..... ini dia alamatnya :
"Scan Invisible"
"Xeeber"
dua aja dulu ya,..gampang kok,...kamu2 tinggal memasukan ID ym yg mo diintip trus enter deh,....Hayoo Ketahuan kan,....... Selamat Mencoba smoga bermanfaat
Trilogi, atau tetralogi tampaknya menjadi suatu obsesi yang ingin diwujudkan oleh banyak penulis untuk menjadi salah satu karya besarnya. Demikian juga dengan Andrea Hirata. "Laskar Pelangi" yang terbit September 2005 lalu ternyata adalah bagian pertama dari tetralogi "Laskar Pelangi". Karya seni pribadi yang dipersembahkan oleh Andrea Hirata untuk Belitong, pulau kecil kelahirannya nun di serambi Laut Cina Selatan.
"Sang Pemimpi", buku kedua dari tetralogi tersebut, telah diterbitkan bulan Juli 2006 ini. Masih oleh penerbit yang sama, Bentang. Tercetak dalam 292 halaman, hanya separuh tebalnya dari buku pertama.
Masa Remaja Ikal
Jika "Laskar Pelangi" terutama mengisahkan masa-masa kecil Ikal sejak hari pertama ia didaftarkan sekolah di SD Muhammadiyah, hingga ia lulus SMP. Maka "Sang Pemimpi" ini mengambil waktu sebagian besar pada masa Ikal bersekolah di SMA.
SMA Negeri satu2nya di Belitong, terletak di sebuah kota pelabuhan bernama Magai, 30 kilometer dari kampung Ikal. Mau tak mau Ikal harus merantau ke Magai. Bersama saudara sepupu jauhnya yang seumuran, Arai, dan seorang teman lain yang senasib bernama Jimbron, mereka bersekolah di tempat yang sama dan tinggal bersama di sebuah los kontrakan.
Untuk bisa tetap makan, mereka harus bekerja serabutan sepulang sekolah. Pekerjaan rutin yang sering mereka lakukan setiap hari adalah menjadi 'kuli ngambat'. Dengan modal sebilah bambu, dimulai pada pukul dua hingga pukul lima pagi, mereka mengangkut ikan dari perahu2 para nelayan ke pasar ikan. Setelah itu mereka harus buru2 pergi ke sekolah dengan tubuh yang masih berbau ikan pari.
Arai adalah anak yang cerdas, kreatif dan kadang liar, penuh dengan ide-ide nakal layaknya remaja. Jimbron meskipun gagap dan tidak terlalu cerdas, tetapi ia adalah anak yang ulet dan setia kawan.
Bertiga, mereka adalah para pemimpi. Karena masih punya mimpi lah mereka masih tetap bersemangat menjalani hidupnya yang berat. Baik itu mimpi tentang pencapaian masa depan, ataupun mimpi tentang lawan jenis. Selama masih bisa bermimpi, selama itulah masih ada harapan yang perlu diperjuangkan.
Seniman Kata-kata
Cerita tentang kebandelan dan keisengan mereka dituturkan dengan cukup kocak. Dijamin pembaca akan tersenyum-senyum kecil dan kemudian tertawa lepas pada bab-bab tertentu. Aku terpingkal-pingkal sendirian pada bagian ketika Mei mei berteriak "Dlakulaaaaaaa!!", atau ketika mereka bertiga dihukum menjadi tontonan di lapangan sekolah oleh Pak Mustar.
Sementara kisah yang mengharukan dituturkan pula dengan cara yang sangat menyentuh. Kisah masa kecil Arai dan Jimbron. Kisah tentang baju safari ayah Ikal. Kisah saat Ikal tidak sanggup bermimpi lagi. Juga kisah saat Jimbron dengan polos berucap, "Aku hanya ingin membuatnya tersenyum".
Andrea Hirata berhasil membuat pembaca larut dengan tokoh2 yang ada di buku ini. Pembaca akan melebur dalam emosi setiap tokoh. Ikut tertawa saat mereka bertingkah konyol, ikut berempati dengan kegetiran hidup mereka, dan berkaca-kaca dalam kejadian2 yang mengharukan.
Pada beberapa bagian, Andrea membuat deskripsi adegan yang sangat detil bahkan berkesan filmis. Saat mereka bertiga berlarian di pasar dikejar-kejar oleh Pak Mustar. Saat Arai dan Ikal berebut uang tabungan mereka di toko A Siong. Saat Ikal mengejar sepeda ayahnya. Juga saat Jimbron akhirnya mengalami sendiri apa yang selama ini diimpikan. Detilnya penggambaran adegan itu membuat kejadian tersebut terasa bagai dimainkan secara slow motion.
Ditambah lagi dengan paragraf2 yang berisi kalimat2 puitis untuk menggambarkan situasi yang tersebar disana-sini, melengkapi pertunjukan kemampuan Andrea Hirata sebagai penulis. Tulisannya bisa kocak sekonyol-konyolnya, bisa menyentuh mengharukan, bisa ilmiah hingga mendetil, bisa juga indah dan romantis. Pantaslah jika salah satu endorsement dalam novel ini menyatakan, "Andrea adalah seorang seniman kata-kata".
Membagi Tetralogi Berdasarkan Tokoh Teman
Sebagaimana Laskar Pelangi, buku ini juga ditulis dalam bentuk memoar. Potongan2 kisah keseharian Ikal, Arai, dan Jimbron dituturkan dalam bab-bab yang tidak terlalu panjang.
Siapa itu Arai, dan siapa itu Jimbron diungkap pelan-pelan lewat bab demi bab. Arai dan Jimbron sama sekali belum dimunculkan dalam buku pertama Laskar Pelangi. Mereka adalah tokoh baru dengan kisah baru. Dan sepuluh orang anggota Laskar Pelangi yang menjadi tokoh di buku pertama, sama sekali tidak disentuh lagi di buku ini kecuali dalam satu-dua kalimat. Sebaliknya Arai dan Jimbron juga tidak pernah disebut dalam buku pertama, padahal Ikal juga telah mengenal mereka sejak SD, masa2 ia berteman akrab dengan Laskar Pelangi.
Sempat aku bertanya-tanya, kenapa kisah saat Ikal kuliah dilompati begitu saja. Tiba-tiba saja lima tahuh kemudian ia lulus. Namun ternyata itu bisa dijawab oleh teoriku tentang pembagian tetralogi ini. Karena pada masa kuliah itu, tokoh2 yang menjadi teman Ikal bukan lagi Arai dan Jimbron, para pemimpi. Kita lihat saja apakah nanti buku ketiganya "Edensor" akan berkisah tentang teman2 kuliah Ikal?
Tapi kemudian muncul lagi pertanyaan iseng lain. Arai dan Jimbron dulu SD nya dimana ya? Apakah Laskar Pelangi dan Para Pemimpi ini tidak saling mengenal? Begitu strict-nyakah pembagian tetralogi ini sampai2 tokoh di Laskar Pelangi tidak boleh muncul di Sang Pemimpi, begitu juga sebaliknya?
Membumi dan Tidak Narsis ;)
Terus terang, dalam reviewku terdahulu atas buku pertama Laskar Pelangi tidak terlalu banyak bintang yang rela aku cantumkan. Terutama karena banyak hal yang terasa hiperbolis dan tidak logis (halah, ber-rima :P) untuk cerita tentang sekelompok anak SD.
Dan di buku kedua ini, Andrea cukup berhasil menampilkan kisah2nya secara menawan. Tidak ada lagi yang hiperbolis dan tidak logis. Semua kisahnya membumi. Tulisan beraroma ilmiah tidak lagi dihambur2kan di semua tempat, tapi ia tempatkan hanya pada bagian yang sesuai. Ia sukses menekan ego-nya untuk tidak meluapkan segala hal yang diketahuinya dalam buku ini. Sebagaimana ia tulis dalam Ucapan Terima Kasih-nya, "... membebaskan diriku dari keakuan, agar aku tidak menjadi narsis.." :)
Tapi ada satu kalimat yang membuat aku bertanya-tanya. Di halaman 191, saat Arai ingin belajar menaklukkan wanita pada Bang Zaitun, ada sebuah tulisan yang tampaknya berisi curahan hati penulis: "Di mana-mana, kelompok profesi yang paling ramah adalah musisi, yang paling bebal adalah politisi, dan yang paling menyebalkan adalah penerbit buku". Nah lo! ada pengalaman apakah antara Andrea Hirata dengan penerbit buku? ;)
Mari Bermimpi
Sesuai dengan judulnya, buku ini berkisah tentang sekelompok anak-anak yang berani bermimpi dan bertekad menggapainya. Kehidupan yang berat dan sangat membatasi langkah mereka tidak membuat mereka kehilangan semangat. Mimpi itulah yang selalu meniupkan bara optimisme untuk terus berharap dan berbuat.
Ada satu waktu, ketika Ikal kehilangan harapan. Saat ia menjadi pragmatis bahwa masa depannya hanyalah akan seperti orang2 dewasa yang ada disekelilingnya. Saat itulah ia kehilangan mimpinya dan tidak lagi bersemangat melakukan apapun. Tapi untunglah teman2nya adalah pemimpi yang konsisten, sehingga Ikal pun bisa melambungkan mimpinya kembali. "Kita tak'kan pernah mendahului nasib!"
Pesan moral yang sangat kuat itulah yang aku tangkap dalam buku ini (bukan, ini bukan tentang pesan moral bernomor itu :P). Jangan berhenti bermimpi, dan terus berusahalah menggapainya. Agar hidup tetap terasa berharga untuk diperjuangkan.
Membaca kisah ini, bagaimana Ikal, Arai, dan Jimbron dalam kehidupan yang sebenarnya begitu berat dan menyengsarakan, tapi mereka masih bisa tetap optimis, memperjuangkan hidupnya demi mimpinya, membuat aku merenung... "betapa manjanya diriku..." :(
Ini ngopy dari tulisan org dr qyublogspot, tp aku jg dah baca berkali kali bukunya

Tehnik pencahayaan di Photoshop
Bagi penggemar digital imaging mungkin photoshop adalah software olah gambar yang paling disukai, karna disamping gampang operasionalnya juga banyak tool2 untuk memudahkan para pengolah gambar untuk mengolah gambar jadi sedekian menarik sehingga membuat gambar itu menjadi lebih sempurna dan enak untuk dilihat.
Sudah banyak para photografer yang mengolah hasil photonya dengan photoshop
Ini sedikit tehnik lighting effects
1. buka file yg berbentuk gambar pemandangan atau kota tua
2. Kemudian bikin Duplikat file pertama dengan mengklik kanan mouse pada menu layer dan ganti nama di layer duplikat menjadi night
3. Setelah itu pilih Menu Filter+Render+Lighting Effects
Selamat Mencoba semoga bermanfaat
Memfilter E-mail dari Mailing List pada Yahoo Mail
Mailing List atau lebih dikenal dengan Milis atau Mailist merupakan sarana berdiskusi di internet menggunakan e-mail. Dengan banyaknya kita ikut milis, maka e-mail yang masuk ke inbox juga semakin banyak. Sehingga kita tidak dapat membedakan mana e-mail yang berasal dari pribadi dan yang berasal dari milis. Berikut langkah-langkah memfilter e-mail yang berasal dari milis :
- Login ke Yahoo Mail
- Klik link Options pada kanan atas pada Yahoo Mail Classic
- Klik filters, kemudian klik Add untuk menambahkan filter yang diinginkan
- Beri nama filter dan pada rule To/Cc header pilih combo box contains.
- Isikan alamat tujuan e-mail milist yang ingin di filter. Misal : alumni_hk@yahoo.com
- Pada Combo box Move the message to pilih [New Folder]
- Klik tombol Add Filter dan beri nama folder untuk menyimpan e-mail yang difilter.



Begitu banyak hal yang menajubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota laskar pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra kecil yang genius dan dengan senang hati mengayuh sepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan lagu Padamu Negeri diakhir jam pelajaran sekolah. Atau Mahar seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita.
Satu hal yang bisa menghancurkan diri kita adalah kesombongan yang kita meliki karna kesombongan itu hanya milik Tuhan semata, dan jangan sekali sekali menyombongkan diri karena hanya akan menghancurkan dirimu sendiri.
Ini adalah sekelumit kisah nyata yang dialamai penulisnya yang ada di Buku ini
Dia adalah Andrea Hirata
Selamat membaca
"Sebuah Novel yang sangat menggugah. Siapa pun yang membacanya akan termotivasi dan merasa berdosa jika tidak mensyukuri hidup"
-Andy F. Noya, host acara kick Andy di Metro TV
"Tidak pernah ada yang bisa mengalahkan kekuatan cinta yang murni dan tulus. Cinta yang mendalam menebarkan energi positif yang tidak hanya mengubah hidup seseorang, tetapi juga menerangi kehidupan orang banyak."
-KOMPAS
"Ditengah berbagai berita dan hiburan televisi tentang sekolah yang tak cukup memberi inspirasi dan spirit, maka buku ini adalah pilihan yang menarik. Buku ini ditulis dalam semangat realis kehidupan sekolah, sebuah dunia tak tersentuh, sebuah semangat bersama untuk survive humanisme yang menyentuh."
-Garin Nugroho, Sinies
Hari ini mungkin sama dengan hari hari kemarin
Kita masih menghirup udara yang sama seperti kemarin
Jantung kitapun msh berdetak seperti kemarin
Kita makan juga masih sama, masih makan nasi seperti kemarin
Mataharipun masih terbit dari timur kemudian tenggelam menuju barat
Bahkan jarum jam masih berputar dari kiri kekanan
Dalam prose menuju kehidupan yang sempura
Kita berpijak pada aturan-aturan alam yang kadang kita melupakannya
yang bisa membuat kita terhenyak setelah kita diingatkan oleh alam itu sendiri
Dan hidup ini terus berlalu meninggalkan waktu
Suka atau tidak suka kita harus menerimanya
Meninggalkan jejak jejak langkah kehidupan
Dan dikala senja nanti langkah itu semakin surut
Surut bersama usia yg semakin dekat dengan sang pencipta
Tatkala lidah berputar tak tentu arah
Seperti Tong kosong nyaring bunyinya
dan menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri.
Pelabuhan sunda kelapa
12 Januari 2008
Ibu maafkan aku….
Ku tlah mengecewakanmu
Ku tlah berjanji tuk menikahi putriku
Tapi apa dayaku krn dia tlah menipuku
Ibu maafkan aku...
Putramu tidak bisa membahagianmu
Jika kau mau menghukumku
Hukumlah aku putramu yang tidak tau malu
Ibu maafkan aku...
Putramu tidak pandai merayu
Yang terlalu lugu tapi kadang belagu
Ya inilah putramu Ibu
Ibu maafkan aku...
Engkau terlalu banyak memikirkan aku
Putramu yang selalu tertipu
Oleh indahnya rayu
Ibu maafkan aku…
Anakmu ini laki-laki
Jangan kau paksa aku tuk menangis
Tuk meratapi takdirku
Ibu maafkan aku...
Jika ini memang takdirku
Doakan aku putramu
Biar suatu saat bisa membahagiakanmu
31 Desember Senin pagi aku dah bangun, maklum cucian byk dah gt
“Bos nitip motor” kang parkirnya ngacungin jempol aja tuh sambil mangut2 kaya anggota DPR yg lagi dengerin bosnya pidato,….
Aku langsung aja ke toko Aneka Foto di lantai 2 Metro Atom Plaza,…wah ramai banget tuh tokonya aku clinga clingu nyari selah, wah kulihat diujung ada selah tuh aku tanya aja langsung ke mbaknya
“mbak kaset Mini DV 1 ma
“apalagi” kata mbaknya sambil tutup hidung bau pete kali ya, oh iya aku paginya sarapan lalap pete hehehe…..
“itu aja dulu mbak” kataku kesanya mo beli yg lain pdhl mang Cuma itu aja,…
setelah tunggu sebentar tuh mbak dah balik lagi bawain kaset ma filmnya
“29 ribu limaratus mas” kata mbaknya, tak bayar langsung ga pk ngutang deh hehehe mang warteg boleh ngutang,… dah bayar, kembalian jg dah dpt langsung balik kemotor, sampe diparkiran motor tukang parkir langsung tanya
“kok sebentar BOS”
“iya cm ambil barang aja”
“oooo” kata tukang parkir sambil manyun ngelus dagu pdhl tuh ga ada bulunya. Trus aku pulang lewat Monas sambil liat2 kira2 tar malem ngetemnya disebelah mana biar enakan ngeshoot kembang api biar dpt posisi bagus, tp msh sepi tuh tp udah ada jg yg dah mo cari tempat tuh kayanya mo tahun baruan ma pacar kali tuh biar terasa tahun barunya hehehe abis gini hari dah gandengan aja di monas,…… sampe mistik aku mampir ke Optik Adi Warna tempat temen cari duit, mo makan sekalian nitip motor biar aman, abis itu langsung pulang sampe rumah langsung tidur biar malemnya bisa begadang, bangun jam ½ 5 trus sholat ashar, wah dah mulai ujan nih mudah2an ga sampe malem nih ujanya,…trus magrib eh msh ujan jg gmn nih mo thn baruan bs2 gagal nih, abis magrib sambil nungguin ujan reda nyiapin peralatan Kamera plus tripod ma Handycam tak masukin tas semua supaya nanti tinggal berangkat,…sampai isa’ msh aja tuh ujan ga reda2 mlh kadang deres,…wah gagal bener nih kayaknya, aku nungguin dr jam 8 msh ujan, jam 9 msh ujan jg, jam 10 akhirnya ujan reda aku ambil tas ma jaket trus ajak adik ma tmn, aku starter Motor baru jalan kira2 10 meter eh ujan lagi, akhirnya pd turun lg dr motor pdhl dah boncengan bertiga, motor tak masukin ke rumah pak RT tp krn buru2 malah mundurin motor orang deh sampe ambruk tuh motor orang, eh yg punya marah2
“Sorry mas ga liat buru2” kataku.
eh tuh orang nyrocos aja
“masa motor segede itu ga kelihatan” katanya
“Mas bukan ga kelihatan tp ga liat krn buru2 yg saya liat depan bukan belakang, kalo ada yg rusak saya ganti mas ga usah marah2” tuh orang diem aja, aku jg cuek aja tp sambil ngedumel jg aku, sialan tuh org br begitu aja udah ngomel2 gmn kl punya Jaguar tuh. Ya udah aku ke teras pak rt sambil nungguin ujan reda tp malah tambah deres tuh ujanya. Kira2 jam 11ujan dah mulai reda akhir beragkat boncengan bertiga tp baru sampe depan ITC Cipulir mulai ujan lg akhirnya berhenti aku pk Jas ujan masalahnya Kameraku kl keujanan sayang, trus berangkat lg tp ujanya malah tambah deres, sampai Majestik msh ujan mampir aja di Optik lagi ujan ga reda2 jg tuh sampai jam 00:00 msh aja ujan yo wis mlm tahun baruku cm di Optik Sambil dengerin suara petasan ma liatin ujan sambil sekali-2 liat keluar kalo2 ada kembang api nyasar, akhirnya Handycam buat ngrekam sendiri sambil liatin kembang api yg di TV sampai mata dah ga kuat lagi dan akhirnya ketiduran di Optik sampai pagi,……SELAMAT TINGGAL 2007 DAN SELAMAT DATANG 2008 SMOGA KEBURUKAN YG TERJADI DI TAHUN 2007 TIDAK TERULANG DI TAHUN 2008 DAN SEMOGA KEINGINAN YANG BELUM TERCAPAI DI TAHUN 2007 DAPAT DIRAIH DI TAHUN 2008 INI Amiiiin.............
